Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam, dilaksanakan pada pertengahan bulan hijriah. Keutamaan dari puasa ini adalah disebutkan dalam hadis Rasulullah Saw, yang mendorong umatnya untuk tetap melaksanakan puasa ini setiap bulan.
Pada bulan Rabiul Awal tahun 1447 Hijriah, umat Muslim di seluruh dunia akan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada pertengahan bulan tersebut. Penting untuk mengetahui jadwalnya agar tidak terlewatkan kesempatan beramal di hari-hari istimewa ini.
Puasa ini adalah bentuk ibadah yang sederhana namun membawa pahala yang besar. Banyak orang menganggapnya sebagai kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah yang mudah dilakukan ini.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh pada Bulan September 2025
Penentuan jadwal puasa Ayyamul Bidh memerlukan konversi dari kalender hijriah ke kalender masehi. Kalender hijriah memiliki pergeseran sekitar 10-11 hari lebih cepat dibandingkan kalender Masehi setiap tahunnya.
Di bulan September 2025, puasa Ayyamul Bidh akan jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 Rabiul Awal 1447 H. Inilah waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah puasa tersebut.
Berikut adalah rincian jadwal untuk puasa Ayyamul Bidh:
- Sabtu, 6 September 2025 (13 Rabiul Awal 1447 H)
- Minggu, 7 September 2025 (14 Rabiul Awal 1447 H)
- Senin, 8 September 2025 (15 Rabiul Awal 1447 H)
Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Tata Caranya
Pendaftaran niat puasa Ayyamul Bidh merupakan bagian penting dari pelaksanaan puasa ini. Niat ini harus dilakukan di malam hari sebelum pelaksanaan puasa. Bacaan niat ini adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih) karena Allah Ta’ala.” Penting untuk diingat bahwa niat adalah kunci dari segala ibadah dalam Islam.
Pengertian dan Asal Usul Puasa Ayyamul Bidh
Ayyamul Bidh berasal dari sejarah yang sangat mendalam dalam khazanah kebudayaan Islam. Nama ini dikaitkan dengan kisah Nabi Adam AS yang diturunkan ke Bumi. Dikisahkan, beliau diperintahkan untuk berpuasa selama tiga hari.
Ketika Nabi Adam melakukan puasa ini, tubuhnya yang semula hitam akibat sinar matahari berubah menjadi putih. Hal ini menggambarkan transformasi spiritual dan fisik melalui ibadah puasa.
Selain dari cerita Nabi Adam, puasa Ayyamul Bidh juga dikaitkan dengan kondisi malam hari yang terang akibat cahaya bulan purnama. Setiap 13, 14, dan 15 bulan hijriah, malam akan sangat cerah sehingga disebut sebagai “hari-hari putih”.
Keutamaan dan Manfaat Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah. Abu Hurairah Ra meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa berpuasa selama tiga hari setiap bulan, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.”
Pahala yang besar ini menjadikan amalan puasa ini sangat dianjurkan bagi setiap umat Muslim. Rasulullah juga mengajarkan sahabat-sahabatnya untuk mengamalkan puasa ini dengan konsisten setiap bulan.
Amalan ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga meningkatkan ketakwaan dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Dengan melakukan ibadah ini, kita berusaha untuk lebih disiplin dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan.
Pentingnya puasa Ayyamul Bidh bisa dilihat dari sifatnya yang sunnah muakkad, menggambarkan keterikatan umat Muslim untuk beribadah dengan cara yang ringan tetapi bermakna. Dengan mengetahui jadwal, niat, dan keutamaan puasa ini, semoga setiap orang dapat mendapatkan manfaat dari pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan September 2025.





