Setiap pagi, pertempuran melawan waktu dimulai. Dari harus bangun dan siap-siap hingga mengatur sarapan, segala aktivitas tersebut sering kali terasa melelahkan.
Bagi banyak orang yang tinggal di perkotaan, perjalanan menuju tempat kerja diwarnai dengan kemacetan dan kerumunan. Ditemani oleh suara klakson dan hiruk-pikuk kota, perjalanan ini sering kali meninggalkan bekas kelelahan sebelum hari kerja benar-benar dimulai.
Psikoterapis Kristin Anderson menyatakan bahwa perjalanan menuju kantor merupakan waktu untuk mempersiapkan diri. Sebelum tiba di meja kerja, pikiran sudah mulai menghimpun berbagai tugas dan tantangan yang harus dihadapi.
Kondisi ini dikenal dengan istilah anticipatory cognitive load, di mana energi mental kita sudah terkuras sebelum bahkan memulai pekerjaan. Namun, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk membuat perjalanan ke kantor terasa lebih menyenangkan.
Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang bisa diambil agar perjalanan ke kantor tidak selalu diwarnai dengan stres.
Memilih Musik atau Audio yang Menenangkan Saat Bepergian
Musik atau podcast bisa menjadi teman perjalanan yang baik. Suara yang menenangkan bisa membantu meredakan ketegangan dan membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Psikoterapis Erica Schwartzberg mengungkapkan bahwa mendengarkan melodi yang menyenangkan dapat merangsang sistem saraf parasimpatik, sehingga tubuh menjadi lebih rileks. Pilihlah materi yang sudah dikenal atau podcast yang memotivasi untuk menggantikan suara bising di sekitar.
Menciptakan Rutinitas Harian Sebelum Berangkat Kerja
Menambahkan ritual kecil sebelum berangkat kerja bisa memberikan efek positif. Ritual ini bisa berupa meditasi singkat, menulis jurnal, atau menyatakan afirmasi positif.
Berdasarkan penjelasan Kristin Anderson, rutinitas sederhana ini memberikan pesan pada pikiran bahwa hari dimulai dengan positif, bukan sekadar terburu-buru. Hal ini memungkinkan seseorang untuk menikmati perjalanan lebih baik.
Membawa Kenyamanan Fisik Selama Perjalanan
Perasaan nyaman dapat membantu mengurangi stres saat bepergian. Mungkin cukup dengan menggenggam cangkir kopi hangat atau mengenakan syal lembut untuk menciptakan perasaan tenang.
Menurut Schwartzberg, sensasi ini memungkinkan tubuh merasa lebih aman dan mengurangi ketegangan mental. Detail kecil semacam ini dapat membuat perjalanan menjadi lebih manusiawi dan pleasant.
Sisipkan Gerakan Ringan Selama Perjalanan
Gerakan kecil dapat menjadi cara efektif untuk merilekskan tubuh. Jika memungkinkan, cobalah untuk berjalan sedikit lebih jauh menuju stasiun atau melakukan peregangan ringan sebelum masuk ke dalam kereta.
Setiap sedikit gerakan dapat membuat tubuh lebih segar dan pikiran lebih fokus ketika tiba di kantor. Ini bisa menjadi cara yang baik untuk mempersiapkan diri sebelum menjalani hari yang padat.
Manfaatkan Fitur Voice Note untuk Refleksi Diri
Alih-alih menghabiskan waktu untuk mengeluh dengan teman, gunakan fungsi rekaman suara di ponsel. Rekam pikiran atau observasi yang menarik saat perjalanan bisa menjadi keren dan meningkatkan kesadaran diri.
Catatan suara ini dapat berfungsi sebagai jurnal digital yang membantu kita merefleksikan pengalaman dan aktivitas sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, ini bisa menjadi sarana penyembuhan dan pertumbuhan pribadi yang berharga.
Latih Rasa Syukur Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Ketika terjebak dalam kemacetan atau berdesak-desakan, penting untuk mengubah cara pandang kita. Luangkan beberapa detik untuk menyebutkan tiga hal yang disyukuri setiap hari.
Bisa jadi hal sederhana seperti menikmati sarapan yang enak, memiliki rekan kerja baik, atau mendengarkan lagu favorit. Latihan ini membantu membuat pola pikir menjadi lebih optimis dan siap menghadapi tantangan hari itu.
Walaupun kenyataannya perjalanan kerja penuh dengan rintangan, kita bisa memilih untuk mengubah pengalaman tersebut menjadi lebih menyenangkan. Dengan menerapkan langkah-langkah kecil di atas, setiap perjalanan dapat menjadi ruang untuk menikmati hidup yang lebih baik.
Pada akhirnya, menjaga ketenangan sebelum hari dimulai adalah prioritas. Kebahagiaan dalam perjalanan ke kantor juga sama pentingnya dengan tugas yang menunggu di depan.






