Maulid Nabi adalah momen penting yang dirayakan oleh umat Islam setiap tahun pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah. Untuk tahun ini, peringatan Maulid Nabi jatuh pada Jumat, 5 September 2025 dalam kalender Masehi, yang mendapat perhatian khusus dari masyarakat.
Peringatan ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah Saw. Setiap lokasi dan penyelenggara acara memiliki tata cara yang berbeda, tetapi tujuan akhirnya tetap sama.
Oleh karena itu, susunan acara yang jelas dan teratur sangat penting agar acara bisa berlangsung dengan khidmat dan tertib. Berikut adalah beberapa contoh susunan acara yang dapat dijadikan referensi dalam peringatan Maulid Nabi di berbagai tempat.
Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Berbagai Tempat
Susunan acara Maulid Nabi biasanya dimulai dengan sambutan dan diakhiri dengan doa penutup. Dalam setiap kegiatan, terdapat beberapa elemen yang harus diperhatikan agar acara dapat berjalan dengan baik dan penuh makna.
Pada umumnya, acara dibuka dengan membaca kalimat pembuka seperti basmalah untuk memohon keberkahan. Setelah itu, panitia akan memberikan sambutan untuk memotivasi para peserta yang hadir.
Berikut adalah beberapa contoh rangkaian acara yang sering dipilih dalam peringatan Maulid Nabi untuk berbagai tingkat kegiatan, baik di masjid, sekolah, maupun acara lebih besar. Setiap jenis acara memiliki keunikan tersendiri yang mencerminkan lokalitas masing-masing.
Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dan Sekolah
1. Di Masjid: Acara dapat dimulai dengan marawis atau hadroh sebagai pembuka. Setelah itu, diadakan sambutan ketua panitia dan ketua remaja masjid.
Pembacaan ceramah agama yang membahas teladan Rasulullah juga menjadi bagian penting dalam susunan acara ini. Selain itu, zikir bersama dan doa maulid Nabi akan menambah suasana khidmat.
2. Di Sekolah: Acara serupa dimulai dengan doa dan pembacaan ayat suci Al Quran. Sambutan dari kepala sekolah dan ketua panitia lalu diikuti oleh penampilan kasidah siswa.
Ceramah hikmah mengenai perjalanan hidup Rasulullah berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran siswa terkait pentingnya meneladani akhlaknya. Acara diakhiri dengan pembacaan doa serta penutupan yang berkesan.
Contoh Susunan Acara di Desa dan Acara Nasional
3. Di Desa: Acara dibuka dengan basmalah, diikuti pembacaan Al Quran dan sambutan dari kepala desa. Tausiah atau ceramah keagamaan menjadi elemen penting dalam acara ini.
Penampilan seni Islami seperti kasidah atau nasyid juga tak ketinggalan, selanjutnya dilanjutkan dengan doa bersama sebelum acara ditutup.
4. Tingkat Nasional: Acara nasional biasanya lebih formal dimulai dengan pembukaan resmi. Tilawah Al Quran dan sambutan dari Menteri Agama sering kali menjadi jendela awal dalam acara ini.
Amanat dari pihak pemerintah, seperti Presiden, juga menjadi puncak perhatian acara, diakhiri dengan doa bersama. Pertunjukan seni seperti rebana sering kali ditampilkan untuk menghibur peserta yang hadir.
Kegiatan Bermakna dalam Peringatan Maulid Nabi
Peringatan Maulid Nabi tak sekadar berisi acara resmi, tetapi juga dipenuhi dengan kegiatan bermakna. Bacaan sholawat, tausiah dari ulama, dan pembacaan sejarah kehidupan Nabi adalah beberapa contoh yang sering diselenggarakan.
Bersedekah kepada yang membutuhkan dan anak yatim juga termasuk dalam kegiatan yang sering dilakukan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang. Pentas seni Islami seperti marawis dan nasyid menambah semarak suasana peringatan ini.
Dengan melaksanakan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan iman setiap peserta semakin kuat dan akhlak mulia Rasulullah dapat menjadi teladan yang diikuti. Sehingga, tujuan dari peringatan Maulid Nabi tetap terjaga dan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua.
Dalam setiap susunan acara Maulid Nabi yang telah diuraikan, tujuannya tetap sama; untuk mengingat dan mencintai Rasulullah Saw. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kita dapat memperkuat rasa ukhuwah islamiah di antara sesama umat.
Momen ini juga merupakan kesempatan berharga untuk bersama-sama membangun karakter dan memperkuat iman di kalangan umat Islam. Semoga rangkaian acara ini memberikan inspirasi bagi kita semua dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan penuh hikmah dan makna.






